“Gaya hidup sehat remaja”

Pada waktu hari kamis, 12 november 2015 lalu, kami smpk penabur kota wisata mengadakan seminar tentang “gaya hidup sehat remaja” yang dibawakan oleh bapak Elsar D.A. Hayer, M.A dari Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB), kami memanggilnya kak elsar karna beliau juga sebagai konselor anak-anak muda yang karna ketergantungan narkoba.

Dalam seminar ini kak elsar menjelaskan banyak sekali remaja-remaja jaman sekarang yang mengikuti hal-hal buruk agar dilihat lebih keren dan terkenal, padahal mereka tidak tahu dampak yang sangat buruk bagi mereka sedang menanti. Bahkan bukan hanya dampak buruk bagi fisik, secara mental dan pikiran mereka akan tercemar dan tidak akan berfungsi sebaik sebelum mereka menggunakan/melakukannya. Hal-hal yang sering dan banyak remaja-remaja lakukan jaman sekarang adalah narkoba dan pornografi, mari kita bahas satu-satu mengenai 2 hal ini.

Narkoba mempunyai dampak yang banyak bagi fisik dan mental, mereka akan melakukan kriminalitas dan jika sudah terlalu parah mereka akan melakukan sex bebas. Dalam hal narkoba ini dipisah menjadi dua, yaitu narkotika dan napza. Jika pecandu narkoba sudah terlalu lama menggunakan narkoba, akan terjadi banyak campak pada sang pecandu. Dampaknya dibagi menjadi 3, yaitu fisik, psikis, dan social. Pada fisik, sang pecandu akan terkena hepatitis a dan b, kerusakan pada otak, gagal ginjal, dan juga HIV AIDS. Pada psikis sang pecandu akan mengalami disharmoni keluarga, kecelakaan pada saat mabuk, bahkan akan menjalani sex bebas saat mabuk. Sedangkan pada dampak social sand pecandu akan mengalami gangguan kepribadian, gangguan mental, dan paranoid Karena otak sang pecandu sudah dirusak oleh narkoba.

Para pecandu narkoba remaja biasanya hanya coba-coba karena diberi temanya atau orang-orang sekitarnya. Kemudian ia akan mengalami toleransi, yaitu dimana si pecandu tidak bias lagi menggunakan narkoba dengan dosis kecil, tubuhnya akan meminta dosis lebih. Lalu sang pecandu sudah terbiasa menggunakan narkoba dan tidak bias lepas dari narkoba. Lalu mulailah si pecandu menjadi ketergantungan pada narkoba, tubuhnya tidak bisa beraktifitas normal dengan ketergantungan narkoba, dan mereka menjadi sakau. Karena tubuhnya sudah terlalu banyak menggunakan narkoba, tubuhnya sudah mulai keracunan dan disitu bagian-bagian otak sudah mulai rusak dan tidak berfungsi baik seperti sebelumnya, dan jika sudah seperti itu sang pecandu sudah overdosis dan akan terkena penyakit komplikasi, kecelakaan saat mabuk, dan terrtular HIV AIDS.

Saat pecandu sudah mulai ketergantungan biasanya remaja akan stress, tingkat penasarannya akan meninggi, mengubah kepribadianya. Secara perilaku si pecandu pun akan lebih cepat marah, malas, lebih senang menyendiri tidak bersosialisasi, dan lebih sensitif. Perbedaan yang akan dirasakan setelah sang pecandu terlalu banyak menggunakan narkoba juga buruk, bagian-bagian otaknya rusak dan tidak bisa focus atau berpikir lurus, dan seluruh badanya akan hancur akibat zat-zat buruk yang ada di dalam narkoba.

Pornografi menyebabkan lebih banyak masalah pada bagian otak dan mental. Terlalu banyak menoton pornografi menybabkan remaja-remaja sekarang untuk melakukanya secara langsung dan menyebabkan 2 juta anak setiap tahun diaborsi oleh remaja-remaja yang melakukanya dan hamil. Pornografi menyebabkan kerusakan di bagian otak depan yang bernama PFC yang berfungsi untuk mengatur kepemimpinan dan cara berpikir seseorang, ketika melihat pornografi dopamin (hormon senang) di otak tersalurkan ke PFC dan jika terlalu banyak dilihat dopamine akan terus menerus disalurkan ke PFC dan merusak bagian otak itu sehingga otak kita tidak dapat mengerjakan suatu dengan focus dan benar. Pornografi juga merusak otak kecil yang dapat mengakibatkan manusia tidak dapat bersosialisasi dengan baik dan sedikit lumpuh.

Banyaknya remaja yang melakukan sex bebas karena kebanyakan berpikiran seperti dewasa, bosan dengan menunggu waktu menikah, atau kehidupanya dirumah dan disekolah keras jadi kebanyakan remaja tergoda untuk melakukannya. Pacaran pun juga menjadi factor kenapa remaja-remaja melakukanya, jangan tergoda, tolak, Supaya tidak tergoda cobalah melakukan hal-hal yang disukai, kenali Tuhan lebih dekat dan minta perlindunganya agar tidak tergoda, jadi remaja kreatif dan berkarya, atau mencari ilmu dan belajar.

Di akhir seminarnya kak elsar mengajak kami untuk mengikuti tantangan yaitu kita sebagai pelajar harus mengatakan tidak pada obat-obatan dan sex bebas. Kami beruntung sekali banyak mendapatkan wawasan dan pengetahuan dari seminar ini. Kiranya tulisan ini dapat memberikan inspirasi bagi orang lain juga.

-Astrid Pardede/ 8E-