Latihan Dasar Kepemimpinan OSIS 2016-2017 (LDK)

Pada hari Sabtu, tanggal 18 Februari kemarin, telah dilaksanakan latihan dasar kepemimpinan (LDK) untuk anggota-anggota OSIS tahun ajaran 2016-2017. Di acara itu, kita dilatih untuk memiliki jiwa kepemimpinan didiri kita masing-masing. Acara tersebut dimulai dengan renungan pagi bersama yang dipimpin oleh Sir Abraham.

Lalu, acara dilanjutkan dengan aktifitas outbond  yang dipimpinoleh Sir Jefri. Di outbond tersebut, terdapat 4 permainan. Permainan yang pertama dan kedua adalah permainan yang berguna untuk melatih kefokusan diri kita masing-masing. Di permainan pertama, kita harus mendengar perkataan dari Sir Jefri dan melakukan gerakan yang disuruh. Dan di permainan kedua, kami dibagi menjadi 3 kelompok. Lalu, dari ketiga kelompok tersebut dipilih salah satu dari mereka untuk ditutup matanya dan mengambil sedotan merah dengan mengikuti arahan dari teman-teman kelompoknya yang lain.

Di permainan ketiga, satu-satu orang dari setiap kelompok akan jalan menuju batas yang telah diberikan dengan membawa semacam papan yang telah ditaruh gelas yang diisi air diatas papan tersebut. Mereka harus membawa gelas tersebut sampai keujung jalan dengan tidak menumpah kan air di dalamnya.Tidak sampai situ saja, saat mereka berjalan, akan ada rintangan dari kelompok-kelompok yang lainnya seperti lemparan bola plastik dan juga semprotan air.

Permainan yang terakhir adalah permainan memindahkan air menggunakan botol yang sudah dibolong-bolongi.Tiap kelompok berbaris dan duduk di bawah untuk memindahkan botol tersebut sampai ke orang yang paling dibelakang dan kelompok  yang menang adalah kelompok yang mengumpulkan air terbanyak. Setelah dari keempat permainan tersebut, kita mendapatkan waktu untuk ganti baju dan makan snack yang sudah disiapkan.

Setelah itu, kita melanjutkan acara yaitu dengan seminar tentang kepemimpinan. Di seminar tersebut, kita diajarkan untuk menjadi pemimpin yang dapat diandalkan. Pemimpin yang tetap rendah hati dalam melakukan segala hal. Kita juga diajarkan untuk dapat menolong orang lain jika ada kesulitan yang mereka hadapi. Kesimpulan dari seminar itu adalah supaya kita dapat menjadi pemimpin yang melayani dan selalu mengikuti apa yang Tuhan perintahkan kepada kita. Dan dengan berakhirnya seminar itu, maka berakhir jugalah acara LDK OSIS.

(Irene, 8E)