Fieldtrip TGISP SMPK PENABUR Kota Wisata

Fieldtrip TGISP SMPK PENABUR Kota Wisata

Pada hari Rabu dan Kamis, 11 dan 12 Januari 2018 SMPK PENABUR Kota Wisata mengadakan kegiatan Fieldtrip TGISP bagi siswa kelas 7 dan 8. Siswa kelas 8 mengikuti Fieldtrip TGISP pada hari Kamis, 11 Januari 2018 sedangkan siswa kelas 7 mengikuti Fieldtrip TGISP pada hari Jumat, 12 Januari 2018. Kegiatan ini diikuti oleh 141 siswa kels 7 dan 165 siswa kelas 8.

TGISP merupakan singkatan dari Tutorial Group in Science Programme. Dalam TGISP siswa diajak untuk mempelajari sains (fisika dan biologi) secara lebih menyenangkan. Sebelumnya, TGISP dikemas dalam bentuk kegiatan praktikum di sekolah. Siswa melakukan kegiatan praktikum IPA secara berkelompok. Untuk tahun pelajaran 2017/2018 ini, SMPK PENABUR Kota Wisata mengemas TGISP menjadi kegiatan Fieldtrip ke Wisata Edukasi Godong Ijo Jl. Cinangka Raya KM 10 No. 60, Serua Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat.

Kegiatan di Godong Ijo dilakukan melalui pos-pos kegiatan. Terdapat 5 macam pos kegiatan. Pos 1 touring melihat vertical garden. Pos 2 pengenalan hewan-hewan reptile (ular, kadal, katak, kura-kura), Pos 3 Pembangkit listrik tenaga air. Pos 4 pembuatan biodiesel dari minyak jelantah. Pos 5 pembuatan vertical garden secara berkelompok. Disela-sela waktu pergantian pos siswa diajak untuk bermain game oleh kakak-kakak Instruktur Godong Ijo.

Pada pos 1 siswa diajak untuk mengamati bentuk vertical garden; sistem tanam dan juga drainase. Siswa juga diajak untuk mengamati keanekaragaman tanaman yang dapat ditanam secara vertical. Instruktur memandu siswa untuk mengamati setiap pola drainase yang dibuat di Godong Ijo. Siswa juga menjadi tahu bahwa sistem tanam vertical garden ini sangat cocok diaplikasikan untuk rumah dengan lahan yang terbatas.

Pos 2 : siswa sangat antusias ketika berinteraksi dengan hewan-hewan reptile yang disuguhkan oleh kakak instruktur. Siswa diperkenalkan dengan kadal, ular, katak, kura-kura dan iguana. Dengan berani, siswa memegang beberapa hewan reptile yang disuguhkan. Kecintaan siswa terhadap hewan-hewan dapat ditingkatan dengan kegiatan bersentuhan langsung seperti ini, mulai mereka memegang kulit/sisik, sampai mereka berani untuk memegang badan dari reprile yang mereka lihat.

Pos 3 : siswa diajak untuk belajar tentang pembangkit listrik tenaga air. Instruktur memberikan pengarahan bagaimana cara kerja dari pembangkit listrik yang diamati. Siswa juga mencoba untuk menyalakan pembangkit listrik tenaga air tersebut.

Pos 4 : siswa secara langsung diajak untuk memanfaatkan limbah ruah tangga berupa minyak jelantah untuk diubah menjadi minyak (biodiesel) yang lebih bermanfaat. Siswa menyaksikan setiap step dengan penuh perhatian. Kegiatan ini cukup menarik karena menggunakan bahan kimia sehari-hari yang dapat mereka aplikasikan di rumah.

Pos 5 : setiap kelompok siswa diajak untuk membuat vertical garden. Siswa menjahit bahan yang disediakan untuk dibuat media tanam. Kegiatan ini berlangsung selama 20 menit. Siswa menanam tanamanya pada media tanam yang telah dibuat.

TGISP merupakan kegiatan yang dirancang sekolah untuk meningkatkan minat siswa pada sains. Siswa diajak untuk lebih peka terhadap lingkungan dan segala hal yang mereka temui yang berhubungan dengan sains. Harapannya, kegiatan Fieldtrip TGISP seperti ini terus semakin dikembangkan agar setiap siswa memiliki pengalaman yang semakin beraneka ragam tentang ilmu-ilmu sains. Terimakasih.

Tuhan memberkati.